Jumat, 27 Agustus 2021

Kamu Harus Tahu! TIK Dalam Pendidikan Non Formal

Eksploitasi Media Pembelajaran Berbasis TIK Dalam Pendidikan Non Formal

   Sumber Gambar : https://feb.untan.ac.id/pelatihan-desain-grafis/

Marfalak (19005026)
Pendidikan Luar Sekolah
Universitas Negeri Padang

Hallo sabahat milenial... Jumpa lagi ni sama saya. Hehehehe...
Sahabat milenial harus tahu nih gimana sih pemamfaatan media pembelajaran  berbasis Teknologi Informasi dan Teknologi dalam Pendidikan Luar Sekolah. 

Dewasa ini kita pasti pernah jumpa dengan beberapa sekolah yang bukan dilingkup sekolah, baik itu dalam masyarakat sebagai contoh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Taman Baca Masyarakat (TBM) dan lainnya dilingkup masyarakat. Bahkan nih sahabat di sekolah pun ada lo Pendidikan Luar Sekolah kek kegiatan ekstrakulikuler yang ada di sekolah misal Pramuka, Drum Band dan lainnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan ataupun program-program pendidikan luar sekolah dimasa sekarang dapat kita lihat bersama bahwa banyak sekali pemamfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang digunakan dalam proses pembelajarannya. Semisal kita dapat lihat  seperti gambar diatas. Kita lihat bahwa dunia pendidikan begitu luas serta harus tetap berkembang selaras dengan perkembangan teknologi dimasa sekarang.

Selanjutnya, Apa mamfaat TIK dalam proses pembelajaran di dunia pendidikan sekolah?
Nah, hal ini bisa kita lihat dari berbagai kegiatang ataupun program yang dilakukan suatu lembaga dalam menyampaikan suatu informasi atau materi pemebalajaran.

Terlebih dahulu kita tahu tuh mengetahui apa sih media pembelajaran itu? Yaa.. Media pembelaran adalah secara eksplisit mengatakan bahwa media pembelajaran mencakup alat-alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi bahan ajar (Gagne dan Briggs (1975) dalam Arsyad (2013:4)). Dari  pengertian tersebut, media merupakan alat yang digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran.
Alat ini dapat berupa alat grafik, visual, elektronik dan audio yang digunakan untuk mempermudah informasi yang disampaikan kepada siswa. Berdasarkan definisi atau pendapat para ahli, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah alat yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk menyampaikan pesan, ide atau gagasan berupa bahan ajar kepada siswa oleh guru.

Selanjutnya penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Luar Sekolah begitu banyak digunakan saat sekarang ini, diantaranya adalah

Mamfaat TIK dalam Pelatihan
Dewasa ini kita tahu bahwa setiap pelatihan  baik ditengah masyarakat ataupun di suatu lembaga pastinya harus seoptimal mungkin supaya apa yang disampaikan dalam pelatihan tersebut tercapai sampai pada tujuan dari pelaihan tersebut. Dalam suatu pelatihan tersebut merupakan suatu kegiatan pemberian ilmu pengetahuan atau informasi kepada audiens tentunya. Selanjutnya dalam program pelatihan  dimasa sekarang banyak sekali menggunakan teknologi, semisal pelatihan pertanian dalam suatu desa, dimana para pelatih ataupun penyuluh bisa menggunaka media tertentu dalam menyampaikan informasi seperti adanya penggunaan proyektor, laptop dan juga media pembelajaran lain seperti media audio visual. Contohnya, vidio tutorial dalam hal pertanian yang bisa dibagikan melalui aplikasi komunikasi seperti youtube, facebook, whatsapp dan lainnya. Dengan ini tentunya pelatihan tidak terlalu memerlukan lagi kegiatan pembelajaran tatap muka, walaupun ada dalam suatu waktu kegiatan tatap muka itu diperlukan, tetapi setidaknya proses pembelajaran sudah efisien dan praktis.

Mamfaat TIK dalam Pemberdayaan Masyarakat
Saat sekarang, suatu pemberdayaan masyarakat sangat diperlukan adanya. Pemberdayaan masyarakat sendiri dapat diartikan sebagai suatu proses memberikan informasi terhadap masyarakat dimana nantinya masyarakat yang kita tuju dapat memahami, melakukan dengan benar serta bisa mandiri dalam melakukan sesuatu. Selanjutnya, dalam proses pemberdayaan tentunya bisa dilakukan dengan cara memberikan pengetahuan melalui media teknologi yang modren saat sekarang ini, semisal contoh kiat memberika suatu materi lewat menggunaka vidio di youtube, hal tersebut merupakan suatu kegiatang memberikan informasi walupun tidak secara langsung. Sama halnya dengan tulisan ini sendiri, penulis berharap para pembaca dapat ilmu pengetahuan dari tulisan ini sendiri dan begitu juga pada penulis sendiri.

Mamfaat TIK dalam Pemberian Infomasi pada Masyarakat Berupa Iklan
Pemberian arahan kepada seseorang atau sekelompok orang untuk dapat menentukan jalan yang lebih baik pada masyarakt banyak. Semisal dalam program penyuluhan, selanjutnya, bagaimana cara memanfaatkan TIK dalam program penyuluhan? Dewasa iniTIK yang sangat mendunia saat ini, kita bisa memanfaatkan sifat mendunia tersebut, semisal contoh dalam penggunaan Internet. Biasanya penyuluhan dilakukan dengan cara tatap muka langsung antara penyuluh dengan sasaran, tetapi dengan adanya TIK, semua itu dapat diminimalisir sehingga pelaksanaan penyuluhan menjadi praktis. Contoh, program penyuluhan KB (keluarga berencana). Kita dapat membuat iklan atau tulisan-tulisan singkat dan membagikannya lewat sosmed ataupun dipasang dipapan iklan Google. Selain itu kita juga dapat membuat video-video pendek tentang apa itu KB dan manfaatnya dan mempostingnya lewat YouTube. Kita juga bisa membuka forum diskusi sosmed tentang program KB tersebut.

Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi saat sekarang ini begitu luas seolah tidak memuliki batas. Dari sekian banyak pemamfaatan tekonologi informasi dan komunikasi di dunia ada mamfaat tersebdiri pada dunia pendidikan terlebih khusus yang kita bahas dalam dunia pendidikan luar sekolah, bahwasanya, dalam proses pembelajaran berupa media belajar sendiri saat sekarang menggunakan babyak sekali media teknologi informasi dan komunikasi digunakan dalam menyampaikan informasi ataupun pengetahuan tertentu, semisal contoh kecil dalam memnerikan pennyuluha masyarakat tentang keluarga berencana, bahwa sangat banyak saat sekarang ini iklan-iklan ditengah msayarakat, hail ini termasuk pada pemamfaatba media pembelajaran berbasis TIK ditengah masyarakat dan masih banyak lagi mamfaat lainnya.

Daftar Bacaan
https://pintek.id/blog/media-pembelajaran/ Diakses pada 27 Agustus 2021
https://ajokuniang.blogspot.com/2018/02/penggunaan-tik-dalam-program-pendidikan.html Diakses pada 27 Agustus 2021

Sekian dulu dari penulis sendiri..
Semoga Bermamfaat..
Terimakasih...

Jangan lupa buat ninggalin komentarnnya sahabat...


Jumat, 20 Agustus 2021

TAU NGAK SIH? GIMANA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI ADA?

Kapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Ada?


Marfalak (19005026)
marfalaklubis@gmail.com
Pendidikan Luar Sekolah
Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Padang

Hello generasi muda, generasi penerus bangsa. Kamu pernah ngak sih terbenak dipikiranmu tentang apa yang sering kamu gunakan di masa sekarang?
Pastinya pernah kan? Yaa... tentang apa yang sering kamu pake, kamu gunakan bahkan menjadi sebagian aktifitas kehidupanmu. Youps... Teknologi, Informasi dan Komunikasi yang sering kali kamu gunakan untuk setiap hal di dalam hidupmu, hehehehe.

Dewasa ini kita pasti tahu akan namanya teknologi informasi dan komunikasi, apalagi kita yang merupakan generasi milenial. Teknologi yang kerap kita gunakan sekarang merupan suatu karya yang ditemukan generasi-generasi jauh sebelum kita. Teknologi tersebut bisa kita umpamakan semisal android, handphone, gadget, laptop dan teknologi yang lainnya. Dari teknologi tersebut kita dapat tahu informasi yang paling update serta kita bisa berkomunikasi dengan baik dan semua itu merupakan siatu mamfaat yang sering kita peroleh.

Selanjutnya, kita pasti pernah bertanya kapan sih TIK itu ada? Hal tersebut merupakan suatu yang lumran bukan? Yaaa kali ini kita akan membahas hal tersebut, Kapan TIK ada?

Sebagai pengguna smartphone, internet, laptop dan sebagainya, kita tentu telah dibuat cukup familiar dengan teknologi informasi dan komunikasi. Dalam perjalanannya, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi.

Menurut fakta Teknologi Informasi dan Komunikasi sudah ada sejak zaman dahulu, sejak berabad-abad yang lalu, dimana zaman dahulu ornga-orang menggunakan komunikasi untuk medapatkan informasi melalui teknologi-teknologi sederhana. Zaman dulu orang-orang belum bisa menngunakan tulisan untuk memberikan informasi maupun berkomunikasi, maka dari itu mereka menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi. Sebagaimana para arkeolog menemukan banyak sekali peninggalan orang-orang zaman dulu, semisal lukisan maupun tulisan di dinding gua. Pada tahun 3000 SM, Bangsa Sumeria telah mengenal tulisan dalam bentuk symbol-simbol yang dinamakan “pictograf”. Hal ini bisa disebut menjadikan mereka menjadi bangsa pertama didunia yang mengenal tulisan. Semenjak bangsa-bangsa didunia mengenal tulisan, cara berkomunikasi manusia semakin mengalami kemajuan.

Selanjutnya, perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Pertama yaitu temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. hal inilah yang membuka jalan pikiran para pakar teknologi dunia untuk terus mengembangkan temuannya. Singkatnya Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21, TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan perkembangan untuk terus menuju kemajuan serta sangat minim akan menghadapi penurunan.

Sementara itu untuk sejarah TIK di Indonesia sendiri dimulai dengan kehadiran radio pada tahun 1925. Kehadiran radio ini kemudian memunculkan banyak stasiun radio yang menyiarkan berita di Indonesia. Kemudian 40 tahun setelah kemunculan radio, televisi menggeser peran radio sebagai alat informasi utama di Indonesia kala itu. Tahun 1962 televisi hadir di tengah masyarakat dan stasiun pertamanya adalah TVRI. Kemudian tahun 1988, internet hadir dan mulai memanjakan segala kebutuhan masyarakat Indonesia kala itu. Hingga tahun 2000-an dan sekarang internet mulai menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia yang tidak terelakkan.

Dan dapat disimpulkan secara singkat bahwa Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan wadah besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan semua informasi. Selajutnya, Teknologi Informasi dan Komunikasi juga berkembang begitu cepat serta dengan memberikan mamfaat yang sangat banyak. Hal tersebut dapat kita rasakan saat sekarang ini, dimana masa sekarang sangat membutuhkan akan namanya Teknologi Informasi dan Komunikasi disegala aspek apapun.

Sekian dari penulis sendiri, Semoga bermamfaat.
Jangan lupa buat ninggalin komentarnya guys :) 
Terimakasih...


Daftar Rujukan:

https://ipa3egikarina.blogspot.com/2019/01/makalah-tik.html (diakses pada 20 Agustus 2021 pada jam 19:00)

https://qwords.com/blog/sejarah-tik/ (diakses pada 20 Agustus 2021 pada jam 20:00)

https://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi_komunikasi (diakses pada 20 Agustus 2021 pada jam 20:30)



Rabu, 16 Desember 2020

Makalah Multimedia

Makalah Multimedia

Oleh

Marfalak (19005026)

Jurusan Pendidikan Luar Sekolah

Fakultas Ilmu Pendidikan

Universitas Negeri Padang


BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Proses belajar mengajar atau proses pembelajaran merupakan salah satu kegiatan pelaksanaan kegiatan kurikulum di dalam suatu lembaga pendidikanagar mengenai tujuan sasaran siswa untuk mencapai pendiikan yang telah ditetapkan maka ada beberapa metode atau teknik. Pembelajaran ada aspek mendukung misalnya, metode dan media pembelajaran sebagai alat bantu mengajar

Dengan berkembangnya teknologi informatika yang sangat cepat, ada beberapa pilihan media pembelajaran. Salah satunya menggunakan computer untuk menjadi media pembelajaran yang dipergunakan untuk siswa sekolah. Computer dapat juga sebagai alat komunikasi melalui internet yang berfungsi untuk mencari informasi didunia.

Teknologi merupakan sebuah penemuan yang memungkinkan menghadirkan beberapa atau semua bentuk stimulus yaitu menghubungkan manusia dengan realita, gambar bergerak atau tidak tulisan suara yang direkam. Sehingga pembelajaran akan lebih optimal , namun demikian masalah yang timbul tidak semudah yang dibayangkan. Pengajar atau guru merupkan orang yang memiliki kemampuan untuk merealisasikan stimulus terebut dalam bentuk pembelajaran.  

 Rumusan Masalah

Apa yang dimaksud dengan PengertianMultimedia?

ApasajaManfaat Multimedia?

Bagaimana Bentuk-Bentuk Multimedia?

Bagaimana KriteriaPenggunaan Multimedia?

Bagaimana Kelebihan Dan Kekurangan Multimedia?

Tujuan

Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan PengertianMultimedia.

Untuk mengetahui ApasajaManfaat Multimedia.

Untuk mengetahui Bagaimana Bentuk-Bentuk Multimedia.

Untuk mengetahui bagaimana KriteriaPenggunaan Multimedia.

Untuk mengetahui bagaimana Kelebihan Dan Kekurangan Multimedia.      





BAB II

PEMBAHASAN


Pengertian Multimedia

Secara etimologis multimedia berasal dari kata multi (Bahasa Latin, nouns) yang berarti banyak, bermacam-macam, dan medium (Bahasa Latin) yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau membawa sesuatu. Kata medium dalam American Heritage Electronic Dictionary (1991) juga diartikan sebagai alat untuk mendistribusikan dan mempresentasikan informasi (Rachmat dan Alphone, 2005/2006).

Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat bernavigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi (Hofstetter 2001). Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia juga diadopsi oleh dunia Game.

Multimedia adalah sarana komunikasi yang mengintegrasikan teks, grafik, gambar diam dan bergerak, animasi audio, dan media lain. Kombinasi elemen tersebut dapat ditampilkan, disimpan, dikirim, dan diproses dengan sebuah perangkat tertentu.

Pengertian Multimedia adalah gabungan dari teks, gambar, animasi, audio atau video yang dikombinasikan untuk menghasilkan output tertentu berupa informasi yang menarik atau hal lainnya.

Menurut Rosch (1996), Multimedia sebagai kombinasi dari komputer dan video. Menurut Gumelar (2014), Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, animasi, suara, gambar dan video dengan tools (alat bantu) dan link sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, interaksi, berkarya dan berkomunikasi.

Mc.Comick, 1996, Menurut Mc. Comick, Multimedia merupakan gabungan dari tiga buah elemen penting yang ada di dalamnya yaitu suara, tulisan, dan gambar.

Robin dan Linda, 2001, Menurut Robin dan Linda, Multimedia adalah sebuah alat yang dapat digunakan sebagai media presentasi yang lebih interaktif dan dinamis dimana dalam media ini penggunanya dapat mengkombinasikan berbagai macam data seperti teks, grafik, video, animasi, dan juga audio.

Hofstekter, 2001, Menurut Hostekter, Multimedia dalam konteks komputer merupakan pemanfaatan komputer sebagai media untuk membuat dan juga menyatukan data gambar, teks, grafik, dan audio dengan menggunakan perangkat lunak yang memungkinkan penggunanya untuk bisa berkreasi, berinteraksi dan berkomunikasi.

Turban, dkk, 2002, Menurut Turban, dkk, pengertian Multimedia adalah kombinasi dari dua buah media berupa input dan output. Media yang dikombinasikan dapat berupa audio, video, teks, gambar, grafik, dan animasi.

Manfaat Multimedia

Sarana Informasi Umum

Instansi pelayanan publik lebih mudah menyebarkan informasi dengan multimedia. Hanya memerlukan infrastruktur perangkat yang memadai untuk dipasang di lokasi strategis. Di mana publik bisa langsung mengakses dan memperoleh informasi dengan mudah.

Multimedia mulai banyak ditemukan di berbagai tempat, seperti hotel, stasiun, bandara, pusat perbelanjaan, dan objek wisata tertentu. Tersedia perangkat multimedia yang menyebarkan informasi umum, tanpa pengunjung harus mendatangi saluran khusus.

Penerapan ini dapat memangkas waktu dan mengurangi pengeluaran untuk personel bagian informasi. Meski masih akan diperlukan tenaga khusus untuk menyampaikan informasi yang lebih mendetail.

Media Pembelajaran

Di sekolah, multimedia akan menjadi media pembelajaran yang efektif. Selama ini metode pengajaran dianggap monoton dan membosankan. Dengan sarana multimedia, ilmu dapat disampaikan secara lebih menarik sehingga anak didik mudah mengingatnya.

Salah satu contoh penggunaan multimedia adalah pada tugas presentasi. Di mana peserta didik juga menggunakan media interaktif untuk mempresentasikan hasil belajar menggunakan laptop dan proyektor.

Memajukan Ilmu Kesehatan

Manfaat Multimedia Pembelajaran

Manfaat di atas akan diperoleh mengingat terdapat keunggulan dari sebuah multimedia pembelajaran, yaitu:

Memperbesar benda yang sangat kecil dan tidak tampak oleh mata, seperti kuman, bakteri, elektron dll. 

Memperkecil benda yang sangat besar yang tidak mungkin dihadirkan ke sekolah, seperti gajah, rumah, gunung, dll. 

Menyajikan benda atau peristiwa yang kompleks, rumit dan berlangsung cepat atau lambat, seperti sistem tubuh manusia, bekerjanya suatu mesin, beredarnya planet Mars, berkembangnya bunga dll.

Menyajikan benda atau peristiwa yang jauh, seperti bulan, bintang, salju, dll. 

Menyajikan benda atau peristiwa yang berbahaya, seperti letusan gunung berapi, harimau, racun, dll. 

Meningkatkan daya tarik dan perhatian siswa. (Haryadi, 2005: 13)


Manfaat Multimedia Di Bidang Pendidikan

Berikut ini adalah kelebihan-kelebihan yang dimiliki teknologi multimedia untuk menjadi alat bantu pilihan bagi kegiatan belajar-mengajar:

Multimedia membuat pelajar mengerti isi pelajaran

Multimedia membuat siswa mengingat dengan mudah tentang isi pelajaran

Multimedia menyampaikan isi pelajaran dengan canggih dan berkesan

Multimedia mampu menjadi sumber pengetahuan

Multimedia mampu mencari hubungan antara satu ilmu dengan ilmu lain

Multimedia mampu menunjukkan dunia sekitar yang kaya dengan ilmu pengetahuan

Multimedia kaya dengan berbagai aktivitas pembelajaran

Multimedia mampu menghibur selama proses pembelajaran

Multimedia membuat terjadinya interakti antara siswa dengan teknologi terkini

Multimedia memberi peluang kepada guru untuk mengubah kaidah pengajaran

Multimedia membuat proses belajar dan mengajar menjadi lebih menyenangkan

Multimedia memudahkan pembelajaran yang berpusatkan pada siswa karena siswa diberi kebebasan memilih bahan pembelajaran sendiri dan belajar pada kadar yang sesuai dengan diri sendiri

Multimedia mengajari setiap siswa dengan gaya pembelajaran yang berbeda

Multimedia menggalakkan pembelajaran kooperatif dan interaktif di antara siswa melalui diskusi

Multimedia memudahkan pembelajaran yang berasaskan konstruktivisme.

Multimedia memudahkan siswa mempunyai kebebasan belajar sendiri tanpa dipengaruhi oleh pihak-pihak lain.

Siswa dapat memilih bahan pembelajaran sendiri dan belajar dengan kadar yang sesuai dengan minat dan kehendak sendiri.

Bentuk-bentuk Multimedia

Secara umum, multimedia pembelajaran dapat dibagi menjadi dua bentuk, yaitu:

Bentuk Multimedia Content Production. Pada bagian bentuk ini, multimedia adalah penggunaan beberapa media (misalnya media: teks, audio, grafik, animation, video, dan interactivity) yang berbeda untuk menyampaikan informasi dan pesan pembelajaran, serta menghasilkan produk multimedia pembelajaran (musik, video, film, game, entertaiment, dll). Atau dapat pula dikatakan sebagai penggunaan sejumlah teknologi yang berbeda, untuk bisa menggabungkan media (teks, audio, grafik, animation, video, dan interactivity) dengan cara yang baru untuk tujuan komunikasi dalan pembelajaran. Dalam kategori ini media yang digunakan adalah: media teks, media audio, media video, media animasi, media grafik atau image. 

Bentuk Multimedia Communication. Pada bentuk ini, multimedia adalah menggunakan media (masa), seperti siaran TV, siaran radio, handphone, Internet, dll, untuk publikasi, menyiarkan, atau mengkomunikasikan pesan-pesan dan informasi dalam pembelajaran. Media yang digunakan dalam bentuk ini, adalah media: TV; radio; film; cetak; musik; game; entertaiment; tutorial; handpone; ICT (internet)

Kriteria Penggunaan Multimedia

Ada beberapa kriteria untuk menilai keefektifan sebuah media. Hubbard mengusulkan sembilan kriteria untuk menilainya (Hubbard, 1983). Kreteria pertamanya adalah biaya. Biaya memang harus dinilai dengan hasil yang akan dicapai dengan penggunaan media itu. Kriteria lainnya adalah ketersedian fasilitas pendukung seperti listrik, kecocokan dengan ukuran kelas, keringkasan, kemampuan untuk dirubah, waktu dan tenaga penyiapan, pengaruh yang ditimbulkan, kerumitan dan yang terakhir adalah kegunaan. Semakin banyak tujuan pembelajaran yang bisa dibantu dengan sebuah media semakin baiklah media itu. Kriteria di atas lebih diperuntukkan bagi media konvensional. 

Thorn mengajukan enam kriteria untuk menilai multimedia interaktif (Thorn, 1995). Kriteria penilaian yang pertama adalah kemudahan navigasi. Sebuah program harus dirancang sesederhana mungkin sehingga pembelajar tidak perlu belajar komputer lebih dahulu. Kriteria yang kedua adalah kandungan kognisi, kriteria yang lainnya adalah pengetahuan dan presentasi informasi. Kedua kriteria ini adalah untuk menilai isi dari program itu sendiri, apakah program telah memenuhi kebutuhan pembelajaran si pembelajar atau belum. 

Kriteria Selanjautnya adalah integrasi media di mana media harus mengintegrasikan aspek dan ketrampilan yang harus dipelajari. Untuk menarik minat pembelajar program harus mempunyai tampilan yang artistik maka estetika juga merupakan sebuah kriteria. Kriteria penilaian yang terakhir adalah fungsi secara keseluruhan. Program yang dikembangkan harus memberikan pembelajaran yang diinginkan oleh pembelajar. Sehingga pada waktu seorang selesai menjalankan sebuah program dia akan merasa telah belajar sesuatu.

Kelebihan Dan Kekurangan Multimedia

Kelebihan Multimedia Dalam Pendidikan

Sistem pembelajaran lebih inovatif dan interaktif

Mampu menimbulkan rasa senang selama PBM berkangsung sehingga akan menambah motivasi siswa.

Mampu menggabungkan antara teks, gambar, audio, musik, animasi gambar atau video dalam satu kesatuan yang saling mendukung sehingga tercapai tujuan pembelajaran.

Mampu menvisualisasikan materi yang abstrak.

Media penyimpanan yang relative gampang dan fleksibel

Membawa obyek yang sukar didapat atau berbahaya ke dalam lingkungan belajar

Menampilkan obyek yang terlalu besar kedalam kelas

Menampilkan obyek yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Secara umum manfaat yang dapat diperoleh adalah proses pembelajaran lebih menarik, lebih interaktif, jumlah waktu mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar siswa dapat ditingkatkan dan prises belajar mengajar dapat dilakukan di mana dan kapan saja, serta sikap belajar siswa dapat ditingkatkan.

Kekurangan Multimedia Dalam Pendidikan

Kekurangan multimedia yang diutarakan oleh elista (2013) adalah sebagai berikut :

Design yang buruk menyebabkan kebingungan dan kebosanan.

Tuntutan terhadap spesifikasi computer yang memadai.

Kendala bagi orang dengan kemampuan terbatas/ cacat/ disable

Biaya relative mahal untuk tahap awal

Kemampuan SDM dalam penggunaan multimedia masih perlu ditingkatkan.

Belum memadainya perhatian dari pemerintah

Belum memadainya infrastruktur untuk daerah tertentu

Pembelajaran Berbasis multimedia dengan menggunakan power point mempunyai kelemahan misalnya: (1) motivasi yang dihasilkan dengan jalan bekerja sama dengan anak lain menjadi hilang, (2) inspirasi yang dihasilkan oleh ide dari anak lain hilang, (3) materi mungkin tidak terlalu menantang, (4) materi mungkin membawa kemunduran bagi beberapa anak dan (5) program pembelajaran memerlukan waktu yang lama untuk mempersiapkannya (Orton dalam Sudarman, 2001) 20.





















BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia juga diadopsi oleh dunia game.

Mengimplementasi multimedia dapat dilihat sebagai kumpulan item multimedia (seperti gambar, video teks, dan audio), bersama dengan informasi rinci yang menggambarkan penempatan spasial dan temporal dari item sebagai bagian dari presentasi. 

Saran 

 Kami menyadari bahwa masih ada kesalahan dalam tugas ini. Tugas ini tidak baik dan tidak sempurnah seperti yang ibuk Dosen harapkan. Kami juga menyadari bawah tugas ini juga masih ada kesalahan dalam kata, penulisan dan pengetikan.

Karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari ibuk dan teman-teman semua yang menerima tugas ini, sebab adanya kritik dan saran, kami dapat menyempurnakan kembali tugas yang akan diberikan di waktu yang akan datang. Kritik dan sarannya juga membuat kami jadi mahasiswa yang prestasi dalam hal melakukan tugas atau menulis sebuah makalah.


DAFTAR PUSTAKA

Adi,LA.2015.PembelajaranBerbasisMultimedia.http://laadirama.blogspot.com/2015/09/pembelajaran-berbasis multimedia.html. Diaksespadatanggal 17 Oktober 2020

Anggareni, 2017, “Penggunaan Media PembelajaranBerbasis Multimedia InteraktifVisual UntukMeningkatkanHasilBelajarSiswaPadaKonsepSistemPernafasan”.

Antrianingsih,Antika.2019.MediaPembelajaranBerbasisMultimedia.https://pisiwayenamsatu.blogspot.com/2019/03/makalah-media-pembelajaran-berbasis.html. Diaksespadatanggal 17 Oktober 2020

http://www.rangkumanpustaka.com/2017/04/multimedia-pembelajaran-menurut-ahli.html

http://keupdatean.blogspot.com/2016/12/fungsi-dan-manfaat-multimedia-di.html

http://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/302/5/BAB%20II.pdf

Putra. 2020.Pengertian Multimedia, Sejarah, Manfaat, KomponendanContoh Multimedia. https://salamadian.com/pengertian-multimedia/. Diaksespadatanggal 17 Oktober 2020

Sardhy,Adam 2013. Kelebihan Dan Kekurangan Multimedia DalamPenndidikan.http://adamsardhy.blogspot.com/2013/12/kelebihan-dan-kekurangan-multimedia.html.Diaksespadatanggal 17 Oktober 2020

Yossieku.2011.PembelajaranBerbasisMultimedia.https://yossiekudotcom.wordpress.com/2011/09/27/pembelajaran-berbasis-multimedia/.Diaksespadatanggal 17 Oktober 2020


TIK DALAM PENDIDIKAN NON FORMAL

Rancangan Produk TIK Dalam Pendidikan Non Formal Marfalak_19005026 TIK dalam PLS Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universita...